Analisis Hasil Identifikasi Kebutuhan Program Parenting Penerapan Dampak Positif Penggunaan Gawai pada Anak

Penulis

  • Sri Wahayuni Universitas Manado
  • M. Arief Rizka Universitas Pendidikan Mandalika
  • Tri Wahyuni Universitas Pendidikan Mandalika Mataram

DOI:

https://doi.org/10.59935/lej.v6i1.357

Kata Kunci:

penerapan gawai, parenting, analisis kebutuhan

Abstrak

Program parenting penerapan dampak positif dari penggunaan gawai ini bertujuan memberikan edukasi terkait dampak penggunaan gawai dan cara menerapkan dampak positif dari penggunaan gawai khususnya pada warga Desa Wedomartani. Sebelum melaksanakan program, peneliti melakukan identifikasi kebutuhan dalam program parenting ini. Proses pengumpulan data secara keseluruhan yaitu mengumpulkan data yang dibutuhkan, mengolah data yang sudah didapat, dan mengumpulkan strategi yang digunakan untuk mengatasi permasalahan yang ada khususnya memberikan edukasi tentang penggunaan gawai pada anak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif diharapkan mampu menghasilkan uraian yang mendalam tentang ucapan, tulisan, dan atau perilaku yang dapat diamati dari suatu individu, kelompok, masyarakat, dan atau organisasi tertentu. Subjek penelitian ini adalah Ibu Hastuti selaku ketua TBM Wijaya Kusuma dan Bapak Waljono selaku Kepala Desa Wedomartani. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Tahapan analisis data terbagi menjadi 4 langkah yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Hasil dari analisis identifikasi kebutuhan ini adalah munculnya strategi untuk memberikan solusi tentang permasalahan yang dihadapi masyarakat Desa Wedomartani yaitu mengatasi kecanduan gawai pada anak dengan strategi penerapan dampak positif penggunaan gawai pada anak. Masyarakat diberikan edukasi tentang gawai dan dampak positif maupun dampak negatif yang dihasilkan dari penggunaan gawai. Anak-anak tetap menggunakan gawai namun tetap dalam pengawasan oleh orang tua mereka dan dalam penggunaan gawai mereka diarahkan ke hal-hal yang lebih positif seperti belajar untuk mengasah ide kreatif anak-anak dalam berbagai hal.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

http://1001buku.org/tbm-wijaya-kusuma/ diakses pada 29 April 2020 pukul 13.50 WIB “Taman Bacaan Masyarakat Wijaya Kusuma”. https://tbmwijayakusuma.wordpress.com/program-kl-wijaya-kusuma/ diakses pada 29 April 2020 pukul 14.00 WIB

https://desawedomartani.com/ Profil Pemerintah Desa Wedomartani. Diakses pada 8 Mei 2020 pukul 17.35 WIB.

Ilyas. 2016. Pendidikan Karakter Melalui Homeschooling. Journal of Nonformal Education FIP Universitas Negeri Semarang. Vol. 2 No. 1.

Jamaluddin, Awal Akbar. (2017). Beberapa Metode Melakukan Analisis Kebutuhan. Makalah. Universitas Negeri Malang, Program Studi Pendidikan Olahraga.

Nurjannah. (2018). Analisa Kebutuhan Sebagai Konsep Dasar Dalam Pengembangan Kurikulum Bahasa Arab di MAN Curup. Jurnal Bahasa Arab, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Curup (vol 2, no 1)

Rahmat, Pupu Saeful. (2009). Penelitian Kualitatif. Equilibrium, Vol. 5, No. 9.

Soegijono, MS. (1993). Wawancara Sebagai Salah Satu Metode Pengumpulan Data. Puslitbang Pelayanan Kesehatan, Badan Litbangkes, Media Litbangkes, Vol, III. No, 1.

Surnati. Kustiah, (2016), Hubungan Pola Asuh Orangtua dan Kemandirian Anak. Journal of EST. Vol. 2 No. 3 hal 152-160.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-04-30 — Diperbaharui pada 2026-04-30

Versi

Cara Mengutip

Wahayuni, S. ., Rizka, M. A. ., & Wahyuni, T. (2026). Analisis Hasil Identifikasi Kebutuhan Program Parenting Penerapan Dampak Positif Penggunaan Gawai pada Anak. Lifelong Education Journal, 6(1), 9–14. https://doi.org/10.59935/lej.v6i1.357

Terbitan

Bagian

Artikel