Lifelong Education Journal https://journal.imadiklus.or.id/index.php/lej <p style="text-align: justify;">Jurnal <strong>Lifelong Education Journal (LEJ)</strong> adalah jurnal peer-review yang didedikasikan untuk pertukaran hasil penelitian berkualitas tinggi di semua aspek pendidikan Nonformal meliputi: <a href="https://journal.imadiklus.or.id/index.php/lej/FocusandScope">Fokus dan Ruang Lingkup</a>, <strong><a title="ISSN ORG" href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2776-785X#">ISSN</a></strong>, <strong><a title="ISSN IMADIKLUS LEJ" href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20210416061859324" target="_blank" rel="noopener">e 2776-785X </a></strong>,<strong><a href="https://journal.imadiklus.or.id/index.php/lej/oai?verb=Identify" target="_blank" rel="noopener">OAI</a>, <a href="https://journal.imadiklus.or.id/index.php/lej/gateway/lockss">LOCKSS</a>, </strong>terbit secara berkala sebanyak dua kali dalam setahun yaitu bulan <strong>April </strong>dan bulan <strong>Oktober </strong>Tertarik menerbitkan jurnal? Kami merekomendasikan Anda mereview halaman <a href="https://journal.imadiklus.or.id/index.php/lej/about">Tentang Kami </a>untuk kebijakan bagian jurnal serta <a href="https://journal.imadiklus.or.id/index.php/lej/about/submissions#authorGuidelines">Petunjuk Penulis </a>. Penulis perlu <a href="https://journal.imadiklus.or.id/index.php/lej/user/register">Mendaftar </a>dengan jurnal sebelum menyerahkan atau jika sudah terdaftar <a href="https://journal.imadiklus.or.id/index.php/index/login">login </a>dan mulai proses</p> id-ID muarif@mail.unnes.ac.id (Mu'arifuddin) ahmad.hamdan@unsil.ac.id (Ahmad Hamdan, M.Pd.) Sel, 09 Jun 2026 03:40:56 +0000 OJS 3.2.1.5 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Desain Motif dan Produk Turunan Tenun Sukarara dalam Peningkatan Pendapatan Perajin Perempuan https://journal.imadiklus.or.id/index.php/lej/article/view/358 <p>Pelatihan desain motif dan produk turunan tenun Sukarara bertujuan meningkatkan pendapatan perajin perempuan di Kecamatan Sakra Barat. Desa Sukarara dikenal sebagai sentra tenun tradisional Lombok, namun para perajin menghadapi tantangan dalam inovasi produk dan diversifikasi pasar. Metode pelatihan menggunakan pendekatan partisipatif dengan tahapan sosialisasi, asesmen kebutuhan, pelatihan desain (pengembangan motif dan produk turunan seperti <em>fashion</em> dan <em>homeware</em>), pendampingan produksi, dan pelatihan strategi pemasaran. Peserta terdiri dari 35 perajin perempuan dari lima desa di Kecamatan Sakra Barat. Hasil menunjukkan bahwa setelah pelatihan, peserta mampu menciptakan 8-12 variasi motif baru yang memadukan elemen tradisional dan kontemporer, mengembangkan 15 jenis produk turunan (syal, tas, taplak meja, sarung bantal), dan meningkatkan harga jual produk sebesar 35-50%. Evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan desain 78% dan keterampilan diversifikasi produk 82%. Pelatihan pemasaran melalui media sosial dan <em>e-commerce</em> menghasilkan 65% peserta membuka kanal penjualan online. Rata-rata pendapatan perajin peserta meningkat 42% dalam tiga bulan setelah pelatihan. Program ini berkontribusi pada pelestarian warisan budaya lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan perajin perempuan melalui inovasi desain kreatif dan strategi perluasan pasar.</p> Ahmad Yani, Tri Wahyuni, Ida Royani, Titi Laily Hajiriah Hak Cipta (c) 2026 Lifelong Education Journal https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.imadiklus.or.id/index.php/lej/article/view/358 Kam, 30 Apr 2026 00:00:00 +0000 Analisis Hasil Identifikasi Kebutuhan Program Parenting Penerapan Dampak Positif Penggunaan Gawai pada Anak https://journal.imadiklus.or.id/index.php/lej/article/view/357 <p>Program <em>parenting </em>penerapan dampak positif dari penggunaan gawai ini bertujuan memberikan edukasi terkait dampak penggunaan gawai dan cara menerapkan dampak positif dari penggunaan gawai khususnya pada warga Desa Wedomartani. Sebelum melaksanakan program, peneliti melakukan identifikasi kebutuhan dalam program parenting ini. Proses pengumpulan data secara keseluruhan yaitu mengumpulkan data yang dibutuhkan, mengolah data yang sudah didapat, dan mengumpulkan strategi yang digunakan untuk mengatasi permasalahan yang ada khususnya memberikan edukasi tentang penggunaan gawai pada anak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif diharapkan mampu menghasilkan uraian yang mendalam tentang ucapan, tulisan, dan atau perilaku yang dapat diamati dari suatu individu, kelompok, masyarakat, dan atau organisasi tertentu. Subjek penelitian ini adalah Ibu Hastuti selaku ketua TBM Wijaya Kusuma dan Bapak Waljono selaku Kepala Desa Wedomartani. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Tahapan analisis data terbagi menjadi 4 langkah yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Hasil dari analisis identifikasi kebutuhan ini adalah munculnya strategi untuk memberikan solusi tentang permasalahan yang dihadapi masyarakat Desa Wedomartani yaitu mengatasi kecanduan gawai pada anak dengan strategi penerapan dampak positif penggunaan gawai pada anak. Masyarakat diberikan edukasi tentang gawai dan dampak positif maupun dampak negatif yang dihasilkan dari penggunaan gawai. Anak-anak tetap menggunakan gawai namun tetap dalam pengawasan oleh orang tua mereka dan dalam penggunaan gawai mereka diarahkan ke hal-hal yang lebih positif seperti belajar untuk mengasah ide kreatif anak-anak dalam berbagai hal.</p> Sri Wahayuni, M. Arief Rizka, Tri Wahyuni Hak Cipta (c) 2026 Lifelong Education Journal https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.imadiklus.or.id/index.php/lej/article/view/357 Kam, 30 Apr 2026 00:00:00 +0000 Evaluasi Program Pelatihan Daring di Komunitas Belajar e-Guru.id Menggunakan Model CIPP https://journal.imadiklus.or.id/index.php/lej/article/view/351 <p>Tingginya permintaan dan urgensi terhadap pelatihan peningkatan kompetensi bagi guru di era akselerasi digital menempatkan <em>platform</em> daring seperti e-Guru.id sebagai komunitas belajar yang fundamental bagi pengembangan profesional. Kendati demikian, efektivitas operasional dan dampak nyata (<em>transfer of training</em>) dari pelatihan berskala masal ini memerlukan investigasi evaluatif yang mendalam. Tujuan esensial dari penelitian ini adalah untuk melaksanakan penilaian komprehensif terhadap program pelatihan daring di e-Guru.id, dengan menggunakan kerangka Model CIPP (<em>Context</em>, <em>Input</em>, <em>Process</em>, dan <em>Product</em>) yang dianalisis secara eksklusif dari perspektif internal manajemen pengelola. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian dalam kajian ini adalah tim inti manajemen dan operasional e-Guru.id yang dipilih melalui teknik <em>purposive sampling</em> untuk mendapatkan data mendalam tentang akuntabilitas program. Hasil kajian menunjukkan bahwa program memiliki keselarasan kontekstual optimal (<em>Context</em>) dengan kebutuhan implementasi Kurikulum Merdeka. Meskipun <em>Input</em> (Sumber Daya) dinilai memadai, teridentifikasi adanya kendala pada dukungan teknis personal, terutama di kalangan pendidik yang memerlukan asistensi literasi digital tambahan. Sementara <em>Process</em> menunjukkan implementasi yang efektif. <em>Product</em> mencatat tingkat kepuasan yang sangat positif (92%), namun dihadapkan pada tantangan pelacakan perilaku pasca-pelatihan (<em>transfer of training</em>). Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan rasio dukungan teknis dan pengembangan desain evaluasi pasca-pelatihan yang lebih akuntabel.</p> Khairul Arifin Hak Cipta (c) 2026 Lifelong Education Journal https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.imadiklus.or.id/index.php/lej/article/view/351 Kam, 30 Apr 2026 00:00:00 +0000 Inovasi Produk Tenun Tradisional Berbasis Kearifan Lokal https://journal.imadiklus.or.id/index.php/lej/article/view/414 <p>Tenun tradisional merupakan salah satu bentuk warisan budaya yang memiliki nilai sejarah, sosial, ekonomi, dan pendidikan bagi masyarakat. Desa Sukarara, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, merupakan salah satu pusat kerajinan tenun Suku Sasak yang hingga saat ini masih mempertahankan tradisi menenun secara turun-temurun. Namun, perkembangan industri modern menyebabkan pengrajin menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan inovasi desain, persaingan produk tekstil modern, keterbatasan pemasaran, serta rendahnya diversifikasi produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan tenun tradisional Sukarara melalui kegiatan observasi, pelatihan desain kontemporer, dan diversifikasi produk sebagai strategi meningkatkan nilai budaya dan ekonomi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah masyarakat pengrajin tenun Desa Sukarara yang terlibat dalam proses produksi dan pengembangan produk tenun. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan tenun Sukarara melalui inovasi desain dan diversifikasi produk mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya mempertahankan identitas budaya sekaligus mengikuti perkembangan pasar. Tenun tidak hanya menjadi produk kerajinan, tetapi juga menjadi media pembelajaran berbasis budaya lokal yang mampu meningkatkan keterampilan, kreativitas, pemberdayaan perempuan, dan pelestarian budaya masyarakat Sasak.</p> Tri Wahyuni, Darma Safitri , Ismi Nurul Magfirah, Ivan Sefti Zawawi, Firmansyah Firmasyah, Agustama Habibi, Ida Royani, Titi Laily Hajiriah Hak Cipta (c) 2026 Lifelong Education Journal https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.imadiklus.or.id/index.php/lej/article/view/414 Kam, 30 Apr 2026 00:00:00 +0000